Wednesday, August 25, 2010

Finally

Akhirnya web online cloting shop saya buka juga ! BANZAIII!!!
Mari mampir sini semuanya Innocent Online Clothing Shop .
Terima kasih..

Tuesday, August 10, 2010

Mari Berbicara !



Bicara. suatu hal yang sebenarnya sederhana tapi entah kenapa terkadang terasa begitu sulit. Yap! terkadang bicara bisa begitu sulit sampai-sampai kita berharap kalau saja semua orang di dunia punya kekutan seperti Mas Parkman di film HEROES yang bisa ngebaca pikiran orang lain.

Sebenernya apa sih yang membuat bicara bisa begitu sulit ? hmm, ada banyak faktor sebenernya, kaya misalnya kita ga terlalu kenal sama lawan bicara kita, takut salah ngomong terus ntar malah salah nyampein maksudnya, takut karena memang takut, dan bla bla bla....

Nahh, yang saya mau bahas disini tuh cuma beberapa faktor aja, karena faktor-faktor ini yang belakangan ini menggelitik pemikiran saya untuk kemudian dituangkan kedalam tulisan. Dan faktor-faktor itu adalah :

 1. Kita ga yakin banget sama apa yang kita mau.
 2. Kita takut yang kita omongin nanti menyakiti pihak – pihak tertentu.
 3. Kita mau lawan bicara kita tau sendiri mau kita apa.

Sekarang kita bahas dulu si faktor pertamax,  “kita ga yakin banget sama apa yang kita mau”. Faktor ini terinspirasi dari dua film yang pernah saya tonton. Satu, Zack and Miri Make a Porno, ini film belum lama ini saya tonton.

Ceritanya itu Zack sama Miri itu satu rumah. Mereka statusnya sahabatan, dan mereka sering ngucapin ke satu sama lain kalo mereka ga akan pernah jadi lebih dari sekedar sahabat.  Tapi,, sebenernya mereka saling suka satu sama lain, walau mereka ga yakin sama itu, karena ucapan yang sering mereka ucapin satu sama lain. Singkat cerita, di akhir film si Zack mau pergi ninggalin Miri karena perasaan saling suka mereka mulai bocor. Nahh, sebenernya disini Miri ga mau Zack pergi. Tapi, dia ga yakin sama itu, karena dia juga ga mau juga mereka harus jadi lebih dari sekedar sahabat. Akhirnya dia ga bilang kalo dia ga mau zack pergi. Dan zack pun pergi ninggalin dia.

Ketidak jelasan maunya si Miri ini ngingetin saya sama suatu quotes dari film P.S I Love You yang diingetin temen saya belum lama ini juga.
yahh, kurang lebih gitu bunyinya.  Ketidak jelasan mau seseorang ini akhirnya berakibat pada kesulitan bicara. Akhirnya maksud tidak tersampaikan, dan kita ga dapet apa yang kita mau, dan kita menyesal.  Sungguh suatu paket yang tidak menyenangkan.

Lanjut ke Faktor kedua. Kita takut ucapan kita menyinggung pihak-pihak tertentu. Terkadang, walaupun yang mau kita sampaikan itu penting, kita sering ga sampaikan.  Karena takut menyinggung. Contohnya tuh kaya misalnya kita liat temen kita yang punya perangai yang sebenernya suka bikin orang lain ga nyaman. Itu penting buat disampein, tapi kita sulit untuk ngomongnya karena takut nyinggung atau malah nyakitin dia. Nahh, sekalinya disampein, kadang malah jadi berbelit-belit dan akhirnya meaningnya ga nyampe. Yahh, saya sendiri sering ngalamin yang satu ini. Dan sampai sekarang masih bingung gimana pemecahannya. Mungkin temen-temen pembaca punya? Monggo di share aja.

Okee, karena gatau mesti apa sama faktor kedua, kita lanjut aja ke faktor ketiga. Faktor yang paling ngebuat kita berharap kalo semua orang adalah Mas Parkman.

Saya inget dulu waktu saya kecil lagi jalan-jalan sama Ayah juara satu saya. Terus Ayah juara satu saya nanya, mau makan apa. Saya sebenernya mau banget ayam goreng tepungnya pak kolonel, tapi saya ga bilang karena saya maunya Ayah juara satu saya tau sendiri. Namun apa daya, kali itu saya sedang sial karena ayah juara satu saya gagal menebak mau saya dan kitapun makan di suatu rumah makan dimana saya akhirnya harus makan Soto Babad. Sebenarnya saat itu saya pesan soto ayam, tapi karena ga ada, akhirnya dipesankan paling mendekati, which is Soto Babad yang sama-sama soto. Dan saya pun berhadapan dengan soto yang didalamnya ada handuk-handuk kecil berwarna hijau abu-abu. And it was somekind of Disaster for me, since i actually dont eat that kind of Food, but at that time, I have to !

Kisah tadi menceritakan kita bagaimana tidak mengutarakan keinginan kita karena ingin diketahui dengan sendirinya oleh lawan bicara kita adalah suatu kesalahan besar.

Kisah saya tadi itu kan kisah sederhana, cuma masalah makan. Tapi gimana kalo udah masalah kompleks seperti masalah hati ? Nahh, anda-anda yang sedang dalam hubungan percintaan pasti sering mengalaminya kan? Terutama para wanita yang selalu ingin dimengerti. Yang perlu kalian tahu adalah kami para lelaki bukan Mas Parkman, atau Oom di film What a Girl Wants. Kita ga selalu tahu mau kalian apa. Makanya sampaikan saja keinginan anda,, daripada terjadi kesalah pahaman kan ? hehe.
Ingat ini !!

Ayoo mari bicara saja, bicara itu bisa membantu kita memecah segala kesalah pahaman, bisa membantu melegakan hati dan pikiran, dan bisa juga membantu mendapatkan apa yang kita inginkan, lagipula, bicara tidak dosa kan? Hahaha!